Wednesday, March 18, 2015

Empat Kampus Dinonaktifkan Dikti

MALANG – Sebanyak empat kampus di Kota Malang dinyatakan berstatus nonaktif oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti). Data tersebut didapat Malang Post dari website resmi forlap.dikti.go.id. Keempatnya antara lain Universitas Kanjuruhan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri dan Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo.
Sesuai laman resmi dikti tersebut, status Universitas Kanjuruhan, tercatat nonaktif. Disusul dengan beberapa status program studi lain yakni S1 Fisika dan D3 Bahasa Inggris yang juga berstatus sama. Dalam catatan tersebut, jumlah dosen tetap S1 Fisika hanya ada 1 dan dosen tetap D3 Bahasa Inggris hanya ada 3 orang. Untuk prodi lain, statusnya masih tercatat aktif.
Selain itu, untuk status Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia tercatat nonaktif. Begitu juga dengan Program studi S2 manajemen yang tercatat nonaktif yang hanya memiliki satu dosen tetap. Selanjutnya, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri, juga berstatus nonaktif.
Untuk Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo sendiri, tercatat kampus dan semua prodinya berstatus nonaktif. Namun, rupanya, kampus ini pengelolaannya telah diambil alih oleh IKIP PGRI Budi Utomo.
Disandangnya status nonaktif tersebut, menurut Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTISI), Prof. Dr. Drs. H. Sukowiyono, SH MH, menyebabkan hilangnya beberapa hak termasuk mendapatkan pelayanan dari Dikti dan Kopertis. Selain itu, status tersebut juga membuat kelulusan mahasiswa menjadi terkendala.
”Jika tidak segera diurus, ya kasihan mahasiswanya. Karena kelulusan mereka akan terganggu. Dikti dan Kopertis tidak akan mau melayani mereka,” ungkapnya.
Disamping itu, dengan status tersebut, perguruan tinggi juga dilarang untuk menerima mahasiswa baru. Mereka seharusnya menghentikan penerimaan mahasiswa baru (maba) dan segera menambah jumlah dosen sebagai upaya perbaikan status.
Ia menambahkan, status tersebut juga disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah jumlah dosen tetap yang kurang memadai. Menurutnya, beberapa kampus memang kesulitan mencari dosen terlebih pada jurusan-jurusan tertentu.
”Kekurangan itu sebenarnya bisa cepat diperbaiki. Mereka bisa membicarakannya dalam forum APTISI agar dari kampus lain yang memiliki kelebihan dosen bisa melengkapi,” imbuh pria yang juga menjabat Rektor Universitas Wisnuwardhana tersebut.
Selain kekurangan dosen, ada pula penyebab yakni terjadinya konflik dalam yayasan. Dengan adanya konflik internal itu, menurutnya upaya perbaikan status akan sedikit sulit.
”Kalau kurang dosen kan kami tinggal bantu menambah. Kalau masalah internal kami tidak bisa membantu apa-apa karena itu sudah masuk dalam ranah internal,” tandasnya.
Pria yang akrab dipanggil Suko itupun menuturkan, saat ini masih ada beberapa Perguruan Tinggi yang masih dalam masa ”peringatan” oleh Dikti. Menurutnya, peringatan itu akan dilakukan selama tiga kali, dan ketika tidak segera diperbaiki, maka akan di nonaktifkan.
Sementara itu, terkait status nonaktif yang disandang oleh Universitas Kanjuruhan, Dr. Peter Sahertian, M.SI., mengakui adanya hal tersebut. Ia menyatakan, hal tersebut berpengaruh pada masalah mengajukan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang hingga saat ini masih belum bisa dilakukan.
“Untuk layanan yang lain masih bisa dilakukan, hanya pengajuan NIDN saja yang sejak November kemarin tidak bisa dilakukan,” tuturnya.
Status tersebut, menurut Peter disebabkan oleh adanya laporan dari pihak tertentu akan adanya konflik internal yayasan di Universitas Kanjuruhan ke pihak Dikti dan Kopertis. Pihaknya pun mengetahui dari adanya status non-aktif yang tertera dalam website forlap.
Kendati demikian, Peter mengaku tidak pernah mendapatkan konfirmasi dari pihak Dikti dan Kopertis. ”Tahu-tahu statusnya jadi nonaktif. Seharusnya meski ada laporan, mereka melakukan konfirmasi dulu ke kami,” urainya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Peter mengaku telah meminta Kopertis untuk melakukan survei ke Universitas Kanjuruhan. Tujuannya, agar pihak Kopertis bisa mengetahui kondisi nyata yang ada di lapangan.
”Dari survei itu, tidak ada mahasiswa ataupun dosen yang mengaku merasakan dampak dari konflik tersebut. Itu hanya konflik ditataran pimpinan. Tidak ada pengaruhnya di sistem perkuliahan yang ada di kampus,” lanjut Peter.
Hasil itupun, menurut Peter telah disimpulkan oleh Kopertis dan mereka telah melayangkan surat konfirmasi ke Dikti. Pihak Universitas Kanjuruhan pun telah menerima surat tembusannya.
Terkait dua program studi yang nonaktif, Peter mengaku, pihaknya telah mengajukan usulan penutupan. Alasannya karena jumlah peminatnya tidak begitu banyak.
”Dua prodi itu memang kami yang mengusulkan untuk ditutup. Sekarang ini masih dalam proses. Kami juga sudah tidak menerima mahasiswa di prodi tersebut,” pungkasnya

Sumber : 
http://www.malang-post.com/

Standart Minimal Peralatan Tehnologi Digital Bagi TV - Radio

Malang 19 Maret 2015, Dinas Kominfo Kota Malang menyelenggarakan acara Tehnologi Digital Menuju Lembaga Penyiaran Berkualitas dengan judul "Standart Minimal Peralatan Tehnologi Digital" bertempat di ruang Majapahit Balai Kota Malang dengan narasumber Bapak Syamsul Huda, ST, M. MT dari Balai Monitoring Spektrum Frekuaensi Radio Kelas II Surabaya.
Yang diikuti oleh Radio lokal, Stasiun Televisi Lokal, Kelompok Informasi Masyarakat yang ada dikota Malang. Tujuan diselanggarakan acara ini adalah untuk menyetandartkan pelaku penyebaran informasi yang ada diseluruh Kota Malang agar bisa lebih berkualitas dan membanggakan bagi masyarakat Malang.
Acara ini juga akan disiarkan dibeberapa Radio dan Stasiun TV Lokal
Terima kasih kepada Bapak Bambang Nugroho selaku kepala SKDI Kominfo Kota Malang telah mengundang kami untuk mengikuti kegiatan ini sehingga kami bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dengan mengikuti kegiatan ini.

Tuesday, February 10, 2015

Menumbuh Kembangkan Potensi Profesionalisme Jurnalistik

                Malang - Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Malang menyelenggarakan Pembinaan Lembaga Penyiaran Tahun 2015 dengan tema "Menumbuh Kembangkan Potensi Profesionalisme Jurnalistik" yang di ikuti oleh Kelompok Informasi Masyarakat seluruh Kota Malang, PWI, dan media yang ada di Kota Malang yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Februari 2015.



Terima kasih kepada Bapak Bambang Nugroho selaku Pembina KIM Kota Malang telah menggundang kami mengikuti pelatihan ini sehingga kami mendapatkan ilmu dan maanfaat atas kegiatan ini.

Tuesday, January 27, 2015

Pembina KIM Kabupaten Malang Dimutasi

Dari situs warunginformasibisnis.blogspot.com tergambar sudah proses perpindahan Pembina Kim Kab. Malang Bapak Hari Purnomo yang tersirat seperti ini :

JADI STAF BERDAYA SAING UJUNG-UJUNGNYA TETAP DI PINDAH

Bos Warisbi keterangan gambar di pilih oleh Kominfo Propinsi menjadi salah satu pemodelan pembentukan KIM di Jawa Timur, yang pada kenyataanya sama sekali tidak mendapat rspon di Pemerintah Kabupaten Malang tidak membuat saya patah semangat kami terus berjuang untuk mewujudkanya.
Yang membuat kami menjadi tanda tanya besar, yang semestinya saya menjadi staf yang mempunyai kompetensi terkait di tupoksi kami sebagai Kasi Informatika yaitu memfasilitasi terbentuknya KIM di Kab. Malang saya di Mutasi Di Dispenduk Capil ini gimana, harusnya dengan visi misi Madep Muanteebbsalah satunya sdm yang berdaya saing itu merupakan penjabaran visi misi tersebut, dadi staf di Kab. Malang opo yo gak bingung, padahal dari anggaran yang di potong 40% di dinas terus di potong lagi di Bidang 40% TAK REWANGI SETIAP PEMBINAAN KARO DODOLAN DALBO untuk mencapai target ujung - ujungnya di Pindah walah emboh co sing di karepno yek opo, tapai kalaupun saya di pindah saya tetap berkomitmen terus melakukan pembinaan KIM, karena dalam pembinaan kim saya maknai perjuangan bravo KIM WARISBI

Modal Rp 50 Ribu, Kini Rp 33 Juta Per Bulan

Bordir Aplikasi Wendit Tembus Kawasan Indonesia Timur
Selama 18 tahun usaha bordir aplikasi yang dijalankan oleh Endang Widati (61 tahun) eksis di industri pakaian jadi. Ketekunan dan ketelatenan  warga Jalan Raya Wendit Barat, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis itu berbuah manis. Kini usaha yang dirintis dengan modal Rp 50 ribu, mampu menghasilkan sekitar Rp 33 juta per bulan. 

Butik Endang berada di kawasan di Jalan Raya Wendit Barat. Kerja kerasnya tampak pada bangunan megah dua lantai. Lantai satu digunakan untuk memamerkan seluruh hasil produk siap jual. Sedangkan, aktifitas produksi digelar di lantai dua.
Hasil kreatifitasnya beragam, mulai tempat tisu, penutup kulkas, taplak meja makan, sarung bantal, sprei hingga bedcover. Semua tersaji dalam beragam corak dan perpaduan warna. 
“Kalau tempat tisu dan taplak meja, termasuk usaha saya mulai dari pertama dahulu sampai sekarang. Meski pun usianya sudah belasan tahun, namun tetap diminati. Makanya, saya tetap menyediakannya untuk pembeli,” kata Endang membuka pembicaraan dengan Malang Post.
Pensiunan PNS di Balai Pemeliharaan Tanaman Tembakau-Karangploso itu bercerita, tahun 1997 menjadi awal usaha bordir aplikasinya. Alasan memilih bordir aplikasi, karena merupakan bordir kuno yang banyak disukai orang. Meskipun, untuk pembuatannya memiliki kerumitan.
“Bordir aplikasi ini memiliki lima tahapan pembuatan yang harus dilalui. Mulai dari menggambar, lalu memindahkan gambar itu ke kain, kemudian pengguntingan, lalu merekatkan objek gambar hingga membordirnya, semua proses itu harus dijalankan. Makanya, karena rumit  itu hasil dari produk yang disajikan sangat berbeda dibandingkan bordir lain yang biasanya hanya menempel dan membordir kain,” urai Endang.
Kali pertama membuka usaha, tambah ibu dua anak tersebut, modal yang digunakannnya sekitar Rp 50 ribu. Saat itu, produk pertama yang dibuat adalah tempat tisu, taplak dan pembungkus galon air mineral. Karena masih laris, sampai saat ini, tempat tisu dan taplak masih diproduksi. 
“Dengan modal itu, saya bisa membuat tempat tisu, taplak dan pembungkus galon yang jumlahnya total 10 produk. Kebetulan, saat itu kain yang digunakan sudah langsung kain katun. Sementara harganya, permeter ketika itu masih Rp 6 ribu. Makanya, bisa sampai jadi banyak,” tambahnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, ungkap Endang, usaha yang dirintisnya pun mulai merambah ke bentuk pakaian. Adalah daster khas malangan, yang sengaja dibuatnya untuk memberikan sesuatu yang spesial kepada pembeli. Dengan harga yang relatif terjangkau yaitu Rp 80 ribu, konsumen bisa membawa pulang satu daster yang sudah diminati hingga Bali dan Makassar.
“Sekitar Tahun 1999, saya mulai mengembangkan usaha ini ke daster malangan. Kesan berbeda dari daster ini, selain kain yang digunakan tetap katun dan katun jepang (lebih dingin saat dipakai), bordir aplikasi tetap dilekatnya di daster tersebut. Plus, ditambah dengan corak warna yang bisa dipilih langsung oleh pembeli yang tidak ingin beli daster yang sudah jadi. Sehingga, di sini pembeli juga bisa memilih jenis kain atau warna yang akan digunakan di daster,” papar perempuan berkaca-mata itu.
Khusus kepada pemesan daster, tambah Endang, karena proses pembuatan baju tidur itu butuh waktu hingga dua hari, maka masa pembuatan tersebut juga disampaikan ke pembeli. Sehingga, produknya tidak dianggap lambat dalam melayani pesanan. 
“Kalau daster, biasanya butuh waktu dua hari. Mengenai tempo pembuatan itu, hampir semua pelanggan sudah paham. Malahan, selama beberapa bulan terakhir, banyak konsumen yang meminta dibuatkan Katun Jepang dengan harga kisaran Rp 150 ribu. Motif dan bentuk kainnya yang halus, membuat produk terbaru itu mulai kian digemari,” tambahnya.(

Saturday, November 29, 2014

Artis Ibukota Meriahkan HUT Kabupaten Malang

Pecahkan Rekor MURI Menulis Surat Terbanyak
KEPANJEN –  Hari ini akan menjadi puncak kemeriahan Hari Jadi ke-1254 Kabupaten Malang. Pagi hari akan digelar Kirab Budaya di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kepanjen. Malam harinya, masyarakat akan dihibur Wali Band, Bian (eks D’Bagindas) dan Andika di area Stadion Luar Kanjuruhan.
Ketua Panitia HUT Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menyebutkan, Gemebyar Hari Jadi ke-1254 ini akan dibuka langsung oleh Bupati Malang H Rendra Kresna.
“Besok (hari ini, red) juga ada pemecahan rekor muri juga, yakni bupati menerima surat dari masyarakat terbanyak,’’ kata Wahyu.
Pria ini mengatakan, surat yang didaftarkan untuk memecah rekor muri ini adalah surat dari masyarakat dikirimkan kepada bupati Malang H Rendra Kresna. Surat tersebut berisi harapan ke depan Kabupaten Malang. 
“Sampai sore ini ada 112 ribu surat yang kami terima dari masyarakat. Jumlah tersebut memecahkan rekor pendahulunya yang hanya 50 ribu surat,’’ tambah Wahyu. 
Tidak sekadar memecahkan rekor muri, tapi Minggu malam bupati juga akan membacakan beberapa surat  terbaik dari masyarakat. 
“Sekarang tim masih melakukan seleksi. Setidaknya saat acara nanti ada 10 surat yang akan dibacakan,’’ tambah pria yang juga dosen di ITN ini.
Setelah pemecahan rekor muri, Gemebyar  Hari Jadi ini bupati juga akan menyerahkan hadiah . Diantarannya pemenang lombha band, pemenang lomba karawitan, desa pelunas pajak pertama dan kedua, dan masih banyak lagi.
“Setelah seluruh acara seremonial selesai, baru kemudian ada panggung hiburan. Diawali dengan penampilan Bian. Eks vocalis D’Bagindas ini akan membawakan dua-tiga lagu di sesi pertama,’’ katanya.
Baru kemudian dilanjutkan dengan penampilan grup band Wali. Grup dengan empat personel yakni Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard) ini akan membawakan beberapa lagu. Termasuk lagu andalannya, yakni “Aku Bukan Bang Toyib”. “Nanti Wali akan membawakan 8-10 lagu. Pokoknya seru,’’ tambahnya. Sementara Andika sendiri, selain akan membawakan lagu, pria asli Malang ini juga akan menjadi MC.  Acara ini akan semakin seru, karena selain arti ibukota, panitia juga mendatangkan artis-artis lokal, diantarannya adalah artis dangdut jebolan Kontes Dangdut Indonesia. Para artis dangdut ini akan menggoyang bumi Kanjuruhan, dengan puluhan lagu, mulai dari lagu berjudul Sakitnya tuch disini, hingga minyak wangi milik Ayu Ting Ting akan dibawakan oleh para penyanyi ini. “Makanya seluruh masyarakat  Kabupaten Malang harus hadir, rugi kalau tidak datang,’’ tandasnya.

Sumber : Malang-Post.com

Expo Bumi Kanjuruhan Ramai Pengunjung

KEPANJEN- Expo Madep Manteb di luar Stadion Kanjuruhan, dipadati oleh para pengunjung, kemarin. Pameran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 1254 Kabupaten Malang itu, dibuka oleh Bupati Malang H Rendra Kresna. Expo merupakan langkah penting untuk mempromosikan produk-produk unggulan Kabupaten Malang.
Ratusan masyarakat Malang Raya dan dari luar daerah, antusias dengan memadati stand-stand yang ada di dalam area expo tersebut. Bupati Malang H Rendra Kresna beserta istri Hj Jajuk Sulistyowati, mengelilingi seluruh stand yang ada di areal tersebut. Keduanya mengunjungi seluruh stand, sembari meninjau produk unggulan.
Kedatangan keduanya di stand-stand expo tersebut, membuat heboh masyarakat, pengunjung maupun penjaga stand. Mereka juga berebut untuk bersalaman dengan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang ini. Bung Rendra sapaan akrab bupati, kali pertama meninjau stand Kecamatan Kepanjen yang memamerkan produk unggulan.
Selanjutnya, dia meninjau stand milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malang. Selain itu, bupati juga sempat meninjau beberapa kerajinan yang ada. Salah satunya kerajinan pembuatan keris yang merupakan binaan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang. 
Kemudian, Bung Rendra meninjau beberapa kerajinan lainnya. Seperti kerajinan pembuatan wayang, kerajinan pembuatan topeng Malangan dan sebagainya. Dia mengapresiasi kerajinan-kerajinan asli buatan Kabupaten Malang tersebut. Dia menilai kerajinan yang dibuka masyarakat itu, sangat kreatif serta berkualitas.
“Kerajinan di Kabupaten Malang, sangat beraneka ragam dan mempunyai potensi untuk berkembang jauh lebih baik lagi. Untuk itu, pemerintah Malang, berkomitmen memfasilitasi para perajin untuk mengembangkan usahanya,” ucapnya kemarin.
Dalam kesempatan itu juga, Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang ini, berkesempatan mencicipi kerajinan aneka makanan olahan. Sedangkan saat di stand KONI Kabupaten Malang, Bung Rendra menyempatkan diri bermain catur bersama Ketua KONI Kabupaten Malang Ismaryono. Permainan catur itu, dimenangkan bupati.
Bupati juga meninjau stand-stand yang memamerkan hasil pertanian di perkebunan. Seperti di Stand Kecamatan Wajak, bupati meninjau singkong Madep Manteb. Menurut dia, expo ini bertujuan untuk memamerkan produk-produk unggulan Kabupaten Malang.
“Melalui ekspo ini, merupakan komitmen pemerintah untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Malang,” katanya kepada wartawan. Disamping itu, melalui expo ini kata dia, mempertemukan antara pembuat produk-produk unggulan dengan pemilik modal maupun yang ingin memasarkannya.
“Sehingga melalui expo ini, dapat mengenalkan lagi produk-produk unggulan di Kabupaten Malang. Sehingga mendongkrak produktivitas dan juga pendapatannya,” pungkasnya.

Sumber : Malang-post.com

APLIKASI SISTEM INFORMASI VIA SMS, PAPAN INFORMASI DAN MEMBUAT BLOGER



                KETERANGAN GAMBAR
·         Ad.1. Aplikasi system informasi via sms, papan informasi, dan membuat bloger mampu mensolusikan banyak hal seperti tersebut pada  gambar tersebut diatas :
·         Rambu anti korupsi terinspirasi rumah laba – laba, diwujudkan dalam membangun jejaring, jejaring tersebut mengilustrasikan terbangunya system di setiap Desa/ Kelurahan, sebuah terobosan optimalisasi HP cukup dengan sms terkirim ke semua RW, info sms di tuliskan di papan yang ada di setiap RW, dan yang bias sms hanya ketua KIM.
Manfaat dan solusi :
1.        TRANSPARANSI BIROKRASI : Dengan penerapan system tersebut bagi masyarakat cukup menuju ke Papan Informasi yg ada di setiap RW akan mendapatkan informasi yang di butuhkan, kita tahu selama ini kenapa banyak sasaran program tidak tepat sasaran,
         contoh penerapan pembagian beras Raskin ,karena penerima raskin tidak dipublikasikan sehingga masyarakat tidak tahu siapa yg menerima, begitu pula bagi yg menerima karena tidak banyak yg tahu akhirnya si penerima tanpa malu – malu menerimanya, tetapi
Manakala sistem ini di berlakukan masyarakat ingin tahu cukup ke papan informasi, sehingga penerima yg ternyata tidak berhak akhirnya malu dan takut benar – benar miskin! Karena masyarakat akhirnya tahu siapa yg selama ini menerima beras tersebut!

2.        PEMBERDAYAAN: Pada posisi sekarang banyak kita jumpai berbagai leaflet, brosur, selebaran yang di tempelkan di sembarang tempat hingga kabupaten terlihat kumuh, tetapi kalau system ini di berlakukan mereka semua akan bekerja sama dengan KIM sehingga penempelan bias di fokuskan pada tempat yg telah di kondisikan pada setiap RW:

3.        KEMUDAHAN AKSES INFORMASI BAGI MASYARAKAT : Dengan penempatan papan informasi pada setiap RW akhirnya masyarakat ada rujukan butuh informasi harus kemana, keberadaan KIM sesuai tupoksinya menyajikan informasi yg di butuhkan bagi masyarakat dan cara untuk merndapatkan informasi melalui banyak media, baik itu info program Pemerintah Pusat sampai pemerintah Kabupaten Kota sampai program Desa / Kelurahan harus tersaji:

4.        PENGENTASAN KEMISKINAN DI BIDANG INFORMASI : Selama ini masyarakat masih belum adanya rujukan untuk mendapatkan informasi yg di butuhkan, sehingga dengan miskin informasi berimplikasi / menyebakan banyak masalah, Masyarakat bisa stress, mengambil keputusan kurang tepat karena tidak banyak referensi, bingung yg paling fatal bunuh diri. Dengan terentaskanya kemiskinan di bidang informasi masyarakat akan sejahtera;

5.        PROMOSI DIRI : Bagi masyarakat yang mempunyai berbagai keahlian, produk barang dan jasa, UKM banyak yang bermasalah karena tidak terfasilitasinya media promosi sehingga potensinya tidak berdaya, Tetapi  kalau system ini di terapkan begitu mudahnya bagi masyarakat mau promosi diri cukup mendatangi Kantor KIM, cukup dengan sms promosi diri langsung tersebar kesemua RW:

6.        MENCERDASKAN BANGSA : cerdasnya masyarakat di karenakan adanya kemudahan informasi bagi masyarakat yg sudah terfasilitasi,apa itu, Program BPJS, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Apa itu, ORI, KPK, KPP.KIP,KPI,UKP4,PWI sampai kebutuhan masyarakat yg bersifat konsumtif, maupun jasa video shoting, rencar, trefeling dan berbagi jasa yg lain cukup denga mendatangi ke papan informasi berada:

7.        MENCIPTAKAN LAPANGAN PEKERJAAN : Dengan terbangunya sebuah system tersebut bagi perusahaan yg membutuhkan karyawan cukup kerja sama dengan KIM, atau bagi masyarakat yg menginginkan punya otlet di setiap RW bisa bekerja sama dengan KIM, bagi SMK, atau Perguruan tinggi bisa bekerja sama dengan KIM dengan mengoptimalkan pengelola papan informasi sehingga sangat memungkinkan setiap papan informasi terpasang menjadi tempat informasi pendaftaran siswa maupun PTS.

8.        MENCIPTAKAN ENTREPRENEUR BARU/PENGUSAHA BARU :Kalau sistim ini sudah diberlakukan keberanian masyarakat untuk memulai usaha karena rasionya usaha hari ini hari itu juga masyarakat langsung tau semuanya:

9.        SOLUSI PEMILU KADAL MURAH : Kita ketahui bersama dengan begitu mahalnya biaya maju menjadi Bupati/Walikota Gubernur, sehingga banyak pejabat yang harus masuk jeruji besi di karenakan mengembalikan biaya saat kampanye  UNTUK ITU MARI SETIAP DESA/KELURAHAN MEMBENTUK “ KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT” ( KIM ) DAN MEMBANGUN SISTEM INFORMASI DENGAN MEMANFAATKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI VIA SMS DAN SETIAP RW KITA PASANG PAPAN INFORMASI, SEHINGGA FOTO CALON CUKUP DI TEMPELKAN PAPA PAPAN INFORMASI YG ADA DI SETIAP RW, KALAUPUN BIAYA PEMILUKADAL NANTINYA DI BIAYAI OLEH PEMERINTAH AKAN MENGHEMAT PENGELUARAN NEGARA DAN SANGAT MEMUNGKINKAN MEMUNCULKAN BUPATI, WALIKOTA/ GUBERNUR DAN PRESIDEN YANG AKAN BETUL BETUL MENGEMBAN AMANAH.

Wednesday, November 26, 2014

 

Cuaca di Indonesia, khususnya Malang kini sedang tidak menentu. Ketika matahari sedang terik-teriknya, mendadak udara menjadi dingin, langit mendung dan turun hujan. Temperatur yang tidak stabil ini bisa memicu timbulnya penyakit, umumnya infulenza terutama pada orang dengan daya tahan tubuh rendah. Mengonsumsi suplemen makanan, tablet vitamin atau minuman penambah daya tahan tubuh bisa menjadi pilihan namun akan lebih baik jika vitamin dan mineral itu berasal dari bahan alami. Untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit dan virus, Anda perlu lima jenis makanan ini.



1. Apel
Apel kaya berbagai jenis antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Dua antioksidan ini juga anti peradangan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Daging apel mengandung serat larut yang juga memperkuat daya tahan tubuh, sementara kulitnya memiliki phloridzin, antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan akibat gula darah tinggi. Berdasarkan studi dari University of Illinois, kulit apel juga mengandung serat tak larut yang membantu membersihkan usus. Karena daging dan kulit apel sama-sama penting untuk jaga kesehatan tubuh, konsumsilah buah yang organik karena tidak menggunakan pestisida. Obat pembunuh hama yang disemprotkan pada kulit apel bisa membuatnya jadi makanan beracun dan berdampak buruk apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

2. Beetroot
Beetroot atau buah bit kaya akan vitamin C dan mangan, dua nutrisi yang membantu meningkatkan fungsi imun tubuh dengan memperbanyak jumlah sel darah putih serta mengaktifkannya. Buah bit juga kaya potassium, tembaga, magnesium, fosfor serta vitamin B6 yang semuanya bermanfaat meningkatkan kinerja fungsi organ dalam tubuh. Warna ungu kemerahan pad abuah bit berasal dari pigmen betalain, antioksidan dan anti peradangan yang membantu membersihkan darah serta liver. Selain itu buah ini juga membantu mengatasi sembelit.

3. Bawang Putih
Selain menyedapkan masakan, bawang putih juga memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit. Bawang putih bersifat anti bakteri, anti virus dan anti jamur. Seperti dikutip dari She Knows, selama masa Perang Dunia I, bawang putih banyak digunakan sebagai antibiotik karena kandungan allyl sulfide. Bawang putih juga mengandung allicin, zat yang dalam jumlah besar (7-28 siung per hari) sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung, pembuluh darah serta menurunkan kolesterol. Mengonsumsi bawang putih mentah saat musim dingin, bisa mencegah Anda terserang flu dan pilek karena efek menghangatkannya.

4. Labu Kuning
Buah yang populer saat perayaan Halloween ini kaya akan karoten, zat pemberi warna oranye pada labu kuning yang ternyata merupakan antioksidan penting untuk daya tahan tubuh dan kesehatan mata. Labu kuning juga mengandung alpha-karoten. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archive of Internal Medicine, alpha-karoten merupakan antioksidan yang menghambat pertumbuhan sel kanker pada otak, liver dan kulit. Zat antioksidan ini juga menurunkan risiko kanker paru-paru.

5. Ubi
Dikutip dari Health Me Up, ubi tinggi akan karbohidrat, tapi juga mengandung karotenoid yang membantu menstabilkan kadar gula dalam darah dan menurunkan resistensi insulin. Karotenoid juga meningkatkan produksi adiponectin, hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah sehingga menurunkan risiko diabetes.

Sumber : Detik.com

Ini Bahayanya Memainkan Smartphone dengan Kepala Selalu Tertunduk

img
Di era internet dan dunia digital, banyak orang yang kini tak bisa lepas dari smartphone mereka. Browsing, chatting online, ber-social media atau belanja online seakan sudah menjadi 'makanan' sehari-hari yang tidak mungkin terlewatkan.

Perubahan perilaku manusia yang kini ketergantungan dengan smartphone, tablet atau aneka gadget lainnya ternyata berimbas buruk pada kesehatan tubuh terutama tulang. Hasil studi yang dimuat dalam jurnal Surgical Technology International mengungkapkan bahwa menatap smartphone terus menerus bisa menambah beban tekanan hingga 27 kg pada tulang belakang. 

Hal itu terjadi karena saat menatap atau memainkan smartphone, kepala cenderung menunduk dan semakin rendah atau tajam derajat kemiringannya, beban yang harus ditopang tulang belakang akan semakin besar.

Menurut studi tersebut seperti dikutip dari Women's Health Mag, orang rata-rata menghabiskan waktu dua hingga empat jam sehari 'membenamkan' kepala mereka pada smartphone. Kepala menunduk, leher menekuk dan bahu serta punggung yang menyerong ke depan menjadi postur yang paling umum pada pemakai smartphone. Postur seperti inilah yang bisa menimbulkan dampak negatif pada leher dan punggung Anda.

Kepala orang dewasa rata-rata memiliki berat 4,5 kg hingga 5,5 kg. Itulah beban tekanan yang ditopang tulang belakang saat Anda berdiri dengan postur tegak dan sempurna. Namun saat Anda memiringkan kepala ke depan, tekanan pada tulang belakang akan meningkat. 

Hanya menundukkan kepala 15 derajat saja sudah menambah beban menjadi 12 kg; kemiringan kepala 30 derajat, beban pada tulang belakang menjadi 18 kg dan jika sudah terlalu miring hingga 60 derajat, maka tekanan yang dialami tulang belakang meningkat hingga 27 kg.

Bayangkan jika ini terjadi terus menerus, dalam durasi yang lama dan setiap hari. Tidak hanya menyebabkan sakit pada leher tapi juga menambah tekanan pada otot, tendon dan ligamen. Akibatnya tubuh terasa sering pegal-pegal, postur tidak sempurna dan bukan tidak mungkin terjadi kerapuhan tulang di usia senja.

Lalu, apakah kita, masyarakat perkotaan yang sudah kecanduan gadget harus rela hidup tanpa smartphone? Rasanya tidak mungkin. Tapi Anda bisa meminimalisir dampak negatifnya. Pastikan postur tubuh selalu sempurna saat Anda mengoperasikan smartphone dan jadikan itu sebagai kebiasaan.

Postur tubuh sempurna adalah saat telinga sejajar dengan bahu, dan bahu berada pada posisi netral alias tegak. Genggam smartphone setinggi dada untuk mencegah kepala menunduk secara tidak sadar. Cukup dengan cara sederhana ini, Anda akan terhindar dari masalah persendian leher dan tulang belakang serius 20 tahun ke depan.

Sumber : Detik.com

Tuesday, November 25, 2014

Jalan-Jalan Ke Bromo Semakin Mahal

PONCOKUSUMO - Tarif Jeep TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) melalui jalur Tumpang, sejak seminggu terakhir, naik karena terdampak kenaikan harga BBM. Besarnya kenaikan antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu untuk setiap kali jalan.
Jalur Tumpang ke Gunung Semeru atau Ranupare, jasa angkutan dari awalnya Rp 550 ribu naik menjadi Rp 650 ribu. Jasa angkutan dari Tumpang ke Penanjakan I atau Gunung Bromo dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1 juta untuk satu Jeep.
“Dua tarif baru yang diberlakukan itu berlaku untuk pelayanan per satu unit kendaraan. Satu penumpang hanya mengalami kenaikan tarif mulai Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Dengan asumsi, kapasitas muatan Jeep diisi dengan kapasitas maksimal kendaraan, 10 orang. 
 “Karena BBM naik, kami dari paguyuban juga melakukan penyesuaian tarif angkutan. Jeep tujuan Semeru misalkan, tarif lama Rp 550 ribu, maka per satu penumpang akan membayar sekitar Rp 55 ribu. Sebaliknya, dengan tarif baru Rp 650 ribu, maka satu penumpang akan membayar sekitar Rp 65 ribu. Karena satu Jeep berisi 10 orang,” kata Sekretaris Paguyuban Jeep, Susilo Apriyanto kepada Malang Post, kemarin.
Hitung-hitungan kenaikan tarif itu, terang Gentong-sapaan akrabnya- juga bagian dari aturan baru yang diberlakukan oleh pihak TNBTS. Jeep terbuka yang boleh beroperasi hanya diberikan izin membawa penumpang maksimal 10 orang. Padahal, sebelumnya kapasitas jeep mampu membawa penumpang sekitar 15 orang.
“Jeep beratap terbuka boleh beroperasi, namun dengan kapasitas maksimal 10 penumpang. Dari aturan baru dan kenaikan BBM tersebut, akhirnya dilakukan penyesuaian tarif,” terangnya.

Sumber : Malang-post.com

Sarasehan Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Malang

Sarasehan Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Malang yang diselenggarakan Dinas Kominfo Kabupaten Malang agar KIM sekabupaten malang bisa terbentuk adanya Forum KIM Kabupaten Malang.